Hindari aksi corat-coret dan konvoi kendaraan
Pengumuman UN SMA/MA dan SMK tinggan 2 hari lagi, selepas pengumuman suatu tradisi dari tahun ke tahun yaitu aksi corat-coret dan konvoi kendaraan pasti tidak dapat dihindari. Dinas pendidikan harus segera mengantisipasi kira-kira cara yang tepat menyampaikan pengumuman tersebut dengan trik yang bagaimana. Misalnya pengumuman waktunya diundur sore hari otomatis waktu bagi mereka untuk meluapkan kegemberiaan punya waktu terbatas. Kemudian pihak-pihak terkait harus secara tegas melarang siswa SMA/SMK melakukan aksi konvoi dan corat-coret baju seragam, saat pengumuman kelulusan. Selain membahayakan diri sendiri, tradisi para pelajar dalam merayakan kelulusan ini dinilai mengganggu lalu lintas dan membahayakan orang lain.
Kelulusan dapat dilakukan siswa dengan kegiatan yang lebih positif seperti doa bersama di sekolah atau di rumah. Diharapkan, hal itu bisa menjadi budaya, sehingga perayaan kelulusan tidak terkesan hura-hura. Selain melarang siswa konvoi, juga melarang siswa corat-coret baju seragam. Menurut dia, baju seragam yang sudah tidak dipakai, dapat diberikan pada adik kelas yang membutuhkan.